Mari berdendang & bernyanyi !

____

11/08/2025

Navicula - Menghitung Mundur (Lirik)

Navicula - Menghitung Mundur (Lirik)

Malam itu sunyi. Angin menyingkir, lampu-lampu kota redup, dan dunia seperti menahan napas. Di tengah hening itu, Arya duduk bersila. Bukan untuk melarikan diri dari hidup—melainkan untuk menemuinya, tanpa topeng, tanpa suara yang membohongi.

“Pejamkan matamu,” bisik suara yang tak ia kenali. Lembut tapi tegas, seperti suara guru yang tak pernah ia temui di dunia nyata.

Arya mematuhi. Gelap. Tapi bukan gelap yang menakutkan—ini gelap yang memanggil.

“Sekarang buka hatimu.”

Bukan mata, bukan telinga—hati. Arya tak mengerti, tapi ia mencoba. Dadanya bergetar, dingin merambat dari ujung jari menuju pusat kesadarannya. Seolah ada pintu yang selama ini tertutup rapat, kini berderit perlahan.

Hitung mundur pun terdengar di dalam kepalanya, tetapi bukan angka yang menakutkan. Setiap angka seperti lapisan selubung yang jatuh.

Sepuluh… Sembilan… Delapan…

Di angka tujuh, Arya melihat dirinya—bukan tubuhnya. Dirinya yang rapuh, takut gagal, takut salah, takut tidak cukup baik. Dirinya yang bersembunyi selama ini. Dan di sudut terdalam, ada sosok lain—bayangannya sendiri, yang selalu ia sebut buruk, yang sering ia usir.

Iblis kecil itu tersenyum. Bukan serigala haus darah—melainkan anak kecil yang hanya ingin didengar.

“Kau lahir denganku,” katanya lirih. “Aku bukan musuhmu. Aku adalah ragu, takut, dan marahmu. Aku bagianmu—yang kau sembunyikan agar tampak sempurna di mata dunia.”

Arya menggigil, tapi kali ini bukan ketakutan. Ini pengakuan.

Enam… Lima… Empat…

Setiap angka membuat napasnya lebih ringan. Ia tak lagi mendorong ketakutannya ke sudut gelap. Ia menatapnya. Merangkulnya. Menerimanya.

Karena hanya hati yang terbuka yang mampu memaafkan diri sendiri.

Tiga… Dua… Satu…

Cahaya memancar. Bukan dari luar, bukan dari langit—tapi dari dadanya sendiri. Hangat, tenang, seperti ia baru saja kembali setelah tersesat terlalu lama.

Arya membuka mata.

Dan untuk pertama kalinya, ia benar-benar melihat.

Bukan dunia di sekelilingnya—melainkan dunia di dalam dirinya.

Dunia yang selama ini ia takut jelajahi, kini menjadi tempat ia pulang.

Lagu ini ditulis oleh Gede Roby Supriyanto.


Navicula - Menghitung Mundur (Lirik)

Halo kawan pejamkan mata fisikalmu
Tapi buka hatimu (saatku hitung mundur)
Saat zero yang ada cahaya incognito
Anasthesia Indria (saatku hitung mundur)

Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur
Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur

Cari tahu siapa dirimu sebenarnya
Bukan jasad tapi jiwa (saatku hitung mundur)
Hormatilah iblismu kau lahir bersamanya
Dengar dia bicara (saatku hitung mundur)

Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur
Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur

"..."

Sepuluh sembilan delapan
Tujuh enam lima
Empat tiga dua satu

Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur
Buka.. mata.. hatimu
Saatku hitung mundur
Buka mata hatimu
Saatku hitung mundur
"..."

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Total Pageviews

Histats

Tags

Lirik (132) Lokal (68) Jepang (45) OST. Anime (34) Terjemahan / Translate (33) Barat (14) OST. Film (13) Korea (4) OST. Series/Drama (3) Thread (3) Latin (1)

New Post

Raisa - Bye-Bye | Lirik & Terjemahan

Raisa - Bye-Bye | Lyrics Hey Girl You know you're beautiful Where is the pretty smile that You've been hiding far too long...

Search